LITERASI SASTRA CERITA RAKYAT SENDANG JODO KABUPATEN KUDUS UNTUK ANAK SEKOLAH DASAR
DOI:
https://doi.org/10.25077/majis.3.2.%25p.2021Keywords:
cerita rakyat, literasi sastra, sendang jodoAbstract
Kajian ini membahas tentang literasi sastra cerita rakyat Sendang Jodo untuk anak sekolah dasar. Sendang jodo merupakan objek wisata berupa mata air sumber yang memancarkan air terus menerus tanpa henti yang bertempat di dukuh Jambean, Desa Purworejo, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus. Sastra lisan ini berbentuk cerita rakyat yang masih berkembang dimasyarakat walaupun medianya sudah berubah, dan dari tutur mulut ke mulut. Dongeng ini berkisah  tentang sendang yang digunakan oleh para bidadari dari kayangan yang konon airnya dapat menjadikan seseorang menjadi awet muda dan lekas mendapatkan jodoh. Tujuan dari penelitian ini adalah mengkaji cerita rakyat sebagai literasi sastra untuk mengetahui nilai-nilai pada cerita rakyat Sendang Jodo Kabupaten Kudus siswa Sekolah Dasar. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik wawancara dan dokumentasi yang dilaksanakan pada 17 Maret 2021. Pendekatan penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian ini ditemukan bahwa cerita rakyat Sendang Jodo dapat menjadi literasi sastra yang mengandung nilai nilai kemanusiaan. Masyarakat setempat yang masih menghargai adanya Sendang Jodo, menjaga dan melestarikan tempat tersebut. Nilai kebudayaan yang masih masyarakat setempat jaga dengan melaksanakan tradisi kupatan secara rutin pada setiap tahun.
References
Gusnetti, Syofiani, dan Isnanda, R. (2015). Struktur Dan Nilai-Nilai Pendidikan Dalam Cerita Rakyat Kabupaten Tanah Datar Provinsi Sumatera Barat. Jurnal Gramatika. 1(2). 183-192.
Gusal, L.O. (2015). Nilai-Nilai Pendidikan Dalam Cerita Rakyat Sulawesi Tenggara Karya La Ode Sidu. Jurnal Humanika. 15(3).
Jayapada, G., Faisol., Kiptiyah, B.M. 2017. Kearifan Lokal Dalam Cerita Rakyat Sebagai Media Pendidikan Karakter untuk Membentuk Literasi Moral Siswa. Jurnal Kajian Perpustakaan dan Informasi. 1(2). 60-62.
Maryelliwati, M., Rahmat, W., & Anwar, K. (2019). Maintenance of Minangkabau Culture in Randai at Mungka Based on Education And Tourism. Magistra Andalusia: Jurnal Ilmu Sastra, 1(2).
Mayanda, S. A., Rahmat, W., & Satini, R. (2019). Character Motive In Jakarta Jingga Novel By Ria N. Badaria. Magistra Andalusia: Jurnal Ilmu Sastra, 1(2).
Muthoharo, Prastyaningsih, H. (2020). Melestarikan Budaya Literasi Karya Sastra Melalui Literasi Digital Di Era Milenial. Jurnal Pendidikan Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia. 9(1). 99-104.
Nurgiyantoro, B. (2010) Sastra Anak Pengantar Pemahaman Dunia Anak. Yogyakarta. Gajah Mada University Press.
Nina. (2020). Cerita Rakyat Mbah Jawer Sebagai Literasi Sastra Lokal Masyarakat Purwakarta. Magistra Andalusia Jurnal Ilnu Sastra. 2(1), 10-16.
Rahmat, W., Putri, Y. Z., & Firdaus, W. (2021). Konsep Performance Bahasa Minangkabau dalam Novel. Ranah: Jurnal Kajian Bahasa, 10(1), 170-181.
Susanto, H. (2016). Membangun Budaya Literasi Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Menghadapi Era Mea. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. 1(1). 12-16.
Sopudin. (2019). Kajian Struktur dan Nilai Budaya Cerita Rakyat Palabuhanratu. Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, dan Budaya Daerah serta Pengajarannya. 10(1). 100-107.
Downloads
Additional Files
Published
How to Cite
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
All articles published in Magistra Andalusia: Jurnal Ilmu Sastra are protected by copyright, which is held by the journal. As the copyright holder, Magistra Andalusia grants authors and readers broad rights under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0) license.
Under this license:
- Authors retain the right to use, share, and distribute their work, including for commercial purposes, as long as proper attribution is given to the original work and the resulting work is distributed under the same or compatible license.
- Readers are free to read, download, copy, distribute, remix, adapt, and build upon the content published in Magistra Andalusia, for any purpose, provided that appropriate credit is given, a link to the license is included, and any changes made are indicated. Furthermore, any derivative works must be distributed under the same license (CC BY-SA).
This license ensures that the published research remains freely accessible and usable by the global scholarly community while promoting transparency, collaboration, and the open dissemination of knowledge.
By submitting their manuscripts, authors agree to these terms and understand that they grant Magistra Andalusia a non-exclusive right to distribute their work under the terms of the CC BY-SA license.







