ORAL TRADITION (LITERATURE): CONSERVATION OF ECOLOGY AND PROMOTION OF TOURISM DESTINATION
DOI:
https://doi.org/10.25077/majis.1.1.%25.2019Keywords:
tradisi lisan, peran, pelestari ekologi, dan detinasi wisataAbstract
Kajian ini membahas tentang peran strategis tradisi (sastra) lisan sebagai pelestari ekologi sekaligus promosi destinasi wisata tempatan. Tradisi (sastra) lisan banyak jenisnya, namun pada intinya merupakan kebiasaan yang diteruskan secara lisan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Saat ini tradisi lisan dianggap sebagai cerita atau legenda belaka yang berisi mitos tentang suatu tempat yang tidak dapat dibuktikan kebenarannya, misalnya. Akan tetapi tanpa disadari oleh masyarakat pendukungnya, tradisi lisan itu telah memberikan legitimasi pelestarian ekologis dan destinasi wisata pada lingkungannya. Pembahasan ini menggunakan perspektif materialisme budaya dengan ontologi tradisi atau cerita lisan yang terdapat di berbagai daerah di Indonesia, khususnya Sumatera Barat. Berdasarkan analisis teks dan konteks cerita tersebut ditemukan bahwa dibalik cerita yang sudah mentradisi itu terdapat fakta materil lokasi tumbuhnya yang tidak dipahami oleh masyarakatnya. Bukan mitos itu yang dijadikan misi penggubah cerita, melainkan upaya mempertahankan eksistensi ekologi lingkungan tempatan. Seiring dengan perkembangan nalar dan kebutuhan manusia menumbuhkan keingintahuan. Untuk membuktikan kebenaran cerita tradisi tersebut mereka berkunjung sekaligus rekreasi di lokasi yang dikisahkan dalam cerita. Secara lisan atau melalui kemajuan teknologi tradisi lisan itu diekspos di dunia maya sehingga tersebar informasi tentang keunikan lokasi tersebut. Hal itu menyebabkan banyak orang berkunjung, maka berkembanglah lokasi itu menjadi destinasi wisata. Dengan demikian, tradisi lisan bermanfaat untuk keberlanjutan bumi dan manusia.References
Danandjaya, James. 1984. Folklore Indonesia. Jakarta: Grafitipress
Irwan, Zoeraini Djamal. 2017. Prinsip-Prinsip Ekologi, Ekosistem, Lingkungan, dan Pelestariannya. Jakarta: Bumi Aksara.
Kaplan, David & Albert A. Manners. 2002. Teori Budaya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Mufid, Syofyan Anwar. 2010. Ekologi Manusia. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Sanderson, Stephen K. 1993. Sosiologi Makro. Jakarta: Grafitipress.
Sudikan, Setya Yuwana. 2016. Ekologi Sastra. Lamongan: Pustaka Ilalang
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
All articles published in Magistra Andalusia: Jurnal Ilmu Sastra are protected by copyright, which is held by the journal. As the copyright holder, Magistra Andalusia grants authors and readers broad rights under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0) license.
Under this license:
- Authors retain the right to use, share, and distribute their work, including for commercial purposes, as long as proper attribution is given to the original work and the resulting work is distributed under the same or compatible license.
- Readers are free to read, download, copy, distribute, remix, adapt, and build upon the content published in Magistra Andalusia, for any purpose, provided that appropriate credit is given, a link to the license is included, and any changes made are indicated. Furthermore, any derivative works must be distributed under the same license (CC BY-SA).
This license ensures that the published research remains freely accessible and usable by the global scholarly community while promoting transparency, collaboration, and the open dissemination of knowledge.
By submitting their manuscripts, authors agree to these terms and understand that they grant Magistra Andalusia a non-exclusive right to distribute their work under the terms of the CC BY-SA license.







