Teriakan Suara Rakyat: Kajian Intertekstual Cerpen “Suara Dari Jalanan” Nadya Nurul Azkiya Dan Lagu “Bongkar” Karya Iwan Falas

Kajian Intertekstual Cerpen “Suara Dari Jalanan” Nadya Nurul Azkiya Dan Lagu “Bongkar” Karya Iwan Falas

Authors

  • Latifa Juliani Universitas Ahmad Dahlan
  • Fabbela Phakisyah Universitas Ahmad Dahlan
  • Yosi Wulandari Universitas Ahmad Dahlan

DOI:

https://doi.org/10.25077/majis.7.1.96-107.2025

Keywords:

intertextuality, comparative literature, social, short story, song lyrics, bongkar, suara dari jalanan

Abstract

This study examines the intertextual relationship between the short story “Suara dari Jalanan” by Nadya Nurul Azkiya and the song “Bongkar” by Iwan Fals as representations of social criticism toward injustice and the oppression of marginalized communities. This research employs a descriptive comparative method using an intertextual approach to analyze similarities and differences in themes, modes of expression, and representations of the people’s voice in both works. The findings reveal that the two texts share common themes of social criticism, moral values of struggle, and the symbolism of the street as a space of resistance. The song “Bongkar” delivers its criticism in a direct, assertive, and collective manner through emotionally charged lyrics, while the short story “Suara dari Jalanan” conveys criticism through personal narratives that foster empathy and reflection. Although the difference in medium influences the way the message is presented, it does not diminish the core meaning of social criticism conveyed by both texts. This study contributes to the development of comparative literature studies, particularly intertextual analysis across different literary genres and media.

References

Abdul Wahab Syakhrani, Maulana, dkk. 2023. ‘Pengertian, Tujuan, Metode Dan Ruang Lingkup Perbandingan Pendidikan’. : 611–22.

Arifin, Tommy Satriadi Nur. 2018. ‘Sastra Dalam Media Massa , Budaya Dalam Komodifikasi’. 13: 109–20.

Dr. Herman Didipu, M.pd 2021. KRITIK SASTRA Tinjauan Teori Dan Contoh Implementasi.

Faisal. 2022. ‘Kajian Intertekstual Terhadap Kumpulan Prosa Lirik Calon Arang: Kisah Perempuan Korban Patahkan Patriaki Karya Toeti Heraty’.

Febrian. 2023. ‘Studi Komparatif: Perbandingan Aspek Penelitian Tentang Kajian Pnejurubahasaan Hukum Di Indoensia Dan Luar Negeri’. 3(2): 132–40.

Ginting, Erwin. 2024. ‘Transformasi Karya Sastra Ke Film: Studi Intertekstualitas Pada Adaptasi “Ayat-Ayat Cinta”’. 2(3).

Hermina, Dina, and Nuril Huda. 2025. ‘Kausal Komparatif Dan Implementasinya Dalam Pendidikan Agama Islam’. 4(2): 320–27.

Khayya Meilina Eka Hastuti1, Hana Jihan Fadhila2, Yosi Wulandari3. ‘PERBANDINGAN PUISI “HANYA” KARYA SAPARDI DJOKO DAMONO DAN “MATA HITAM” KARYA W.S RENDRA: KAJIAN INTERTEKSTUALITAS’. 8(April 2024): 124–35.

Kurnia, Suci Bella Dwi. 2013. ‘Intertekstual Cerpen “Robohnya Surau Kami” Karya A.A Navis Dengan “Burung Kecil Bersarang Di Pohon” Karya Kuntowijoyo Dan Implikasinya Terhadap Pembelajaran Sastra Di Sekolah’.

Muhammad Juang Affdayu Utama. 2023. ‘Komparasi Pesan Politik Lirik Lagu Iwan Fals Periode Pra Reformasi Dan Pasca Reformasi (Lirik Lagu “Bongkar” Tahun 1989 Dan Lagu “Asik Ngga Asik” Tahun 2004’.

Mulyani, Dinda. 2023. Studi Komparasi Pemikiran Hasan Al-Banna Dan K.H Ahmad Dahlan Tentang Evaluasi Pendidikan Islam.

Neng Tika Harnia. 2021. ‘Analisis Semiotika Makna Cinta Pada Lirik Lagu “Tak Sekedar Cinta” Karya Dnanda’. 9(2).

P.D. Adelia, T.U. Dewi. 2024. ‘Kajian Sastra Banding: Perbandingan Nilai Moral Kehidupan Pada Novel Sang Nabi Karya Kalil Gibran Dengan Novel Lembah Jiwa Karya Buya Hamka’. 13(2): 157–67.

Padusukma, Yola, and Ferina Meliasanti. 2021. ‘Kajian Alih Wahana Novel Layar Terkembang Karya STA Ke Dalam Siniar Layar Terkembang Serta Pemanfaatannya’. 10(2): 168–79. doi:10.31571/bahasa.v10i1.2947.

Pranata, Jaya Reza, and Indira Fatra Deni. 2024. ‘Analisis Semiotika Makna Spiritual Pada Lirik Lagu Jiwa Yang Bersedih Karya Ghea Indrawari’. 8(1): 127–40.

Ridwan, Muhamad Faisal PashaMuhamad Umar Mai, Dadang Hermawan. 2022. ‘Analisis Komparatif: Dampak Variabel Ekonomi Makro Pada Kinerja Antara Reksa Dana Saham Syariah Dan Konvensional Di Otoritas Jasa Keuangan’. 2(3): 545–58.

Suratno, Pardi. 2016. ‘Bahasa Sastra Sebagai Representasi Pemikiran Kekuasaan Balai Bahasa Jawa Tengah’. (1986): 38–45.

Wenda, Riku. 2023. ‘Kritik Sosial Dalam Kumpulan Cerpen Seekor Bebek Yang Mati Di Pingir Kali Karya Puhut Ea’. (1): 6–26.

Wiranda, Aditya. 2022. ‘Studi Komparatif Antara Penggunaan QR QRIS Dan Kotak Infaq Dalam Berinfaq Di Masjid Daarussalaam Griya Tugu Asri, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok, Jawa Barat’. 2(3): 164–71.

Wiwin Putri Zayu, Hazmal Herman, Gusni Vitri. 2023. ‘Studi Komparatif Pelaksanaan Tugas Besar Perencanaan Geometrik Jalan Secara Daring Dan Luring’. 2(1): 92–96.

Pasaribu, G. R. (2025). Intertekstualitas dan kritik sosial dalam cerpen Dodolitdodolitdodolibret: Membaca ulang Seno Gumira Ajidarma di era digital. Lumbung Aksara, 5(2), 44–52. https://doi.org/10.47662/lumra.v5i2.1260

Sumiati, L., Mulyati, E., & Asyari, P. (2025). Challenging the truth of the text: Examining the intertwining of “Palagan di Kutamaya” in dramatic scripts and Sundanese songs. Panggung, 35(4), 533–550. https://doi.org/10.26742/panggung.v35i4.3904

Aish, M. H., Riza, F. E., & Wulandari, Y. (2026). Transformasi makna simbol roti: Studi intertekstual cerpen karya Wolfgang Borchert dan Caswati. Literature Research Journal, 4(2), 177–188. https://doi.org/10.51817/lrj.v4i2.1801

Yunengsih, Y., Saputra, D. Y., & Andriani, R. (2026). Kritik sosial terhadap ketidakadilan pada lirik lagu “Bongkar” karya Iwan Fals. Indonesian Journal of Thousand Literacies, 4(4), 365–369. https://doi.org/10.57254/ijtl.v4i4.84

Bhayangkara, M. D. S., Pratama, D. Z., Najih, M. N., & Kurniawan, E. D. (2026). Makna leksikal dan gramatikal dalam kajian semantik pada lirik lagu Tikus-Tikus Kantor karya Iwan Fals. Argopuro: Jurnal Ilmu Bahasa.

Agustin, A. F. D., Tsamarah, H., & Nurjanah, N. (2025). Analisis metafora yang mengandung makna kemanusiaan dalam kumpulan lagu Iwan Fals. Sintaks: Jurnal Bahasa & Sastra Indonesia, 5(2). https://doi.org/10.57251/sin.v5i2.971

Fadilatunisa, D., & Dewi, D. W. C. (2025). Kritik sosial dalam lagu “Bayar Bayar Bayar” karya Band Sukatani. Atmosfer, 3(2), 338–345. https://doi.org/10.59024/atmosfer.v3i2.1381

Lestari, D. K., & Dewi, D. W. C. (2025). Sastra sebagai kritik sosial: Ketidakadilan yang dialami masyarakat dalam sajak “Orang Kepanasan” karya W.S. Rendra. Jurnal Bima, 3(3), 175–182. https://doi.org/10.61132/bima.v3i3.2176

Rahmadhani, D. S., & Pratiwi, Y. (2025). Representasi dehumanisasi dalam kumpulan puisi Nyanyian Akar Rumput karya Wiji Thukul. Journal of Language Literature and Arts, 5(12), 1363–1380. https://doi.org/10.17977/um064v5i122025p1363-1380

Septriani, H. (2026). Kritik sosial pada cerpen Makhluk di Belakang Rumah karya Pramoedya Ananta Toer. Puitika, 20(2), 93–103. https://doi.org/10.25077/puitika.v20i2.657

Dewi, H., Hasanah, M., Hidayatullah, A., & Kasanova, R. (2026). Representasi kemiskinan dalam cerpen Bidar karya Tiara Sari: Analisis kohesi leksikal Halliday dan Hasan. ULIL ALBAB: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 5(8). https://doi.org/10.56799/jim.v5i8.17613

Puspita, N. R., & Aji, E. B. P. (2026). Gadamer’s hermeneutics in the lyrics of the song “Si Paling Mahir” by Raisa Andriana. Jurnal Seni Musik, 15(1). https://doi.org/10.15294/jsm.v15i1.37920

Azzahra, N. A., Fattony, A., & Ulmu, S. (2026). Kajian intertekstualitas Julia Kristeva: Lagu Sedia Aku Sebelum Hujan dan ayat Al-Qur’an. Saka Bahasa, 3(1).

Faizah, I. I., Ekawati, M., & Pradita, L. E. (2024). Kritik sosial pada lirik lagu karya Iwan Fals: Kajian stilistika. Widyaparwa, 52(2). https://doi.org/10.26499/wdprw.v52i2.1533

Putri, M. A., Hidayah, T. N., & Sudiatmi, T. (2024). Tinjauan kritik sosial terhadap lagu Bento karya Iwan Fals bertafsir politik. Jurnal Bastra, 9(4).

Agustin, V. F., Azzahra, S. V., & Susanto, D. (2025). Refleksi kehidupan sosial dalam novel Orang-Orang Proyek karya Ahmad Tohari: Kajian sosiologi sastra Ian Watt. Widyaparwa, 53(2), 165–177. https://doi.org/10.26499/wdprw.v53i2.1917

Anang, M., Takwa, Samsuddin, & Saadillah, A. (2026). Kajian intertekstual unsur ekologi dalam cerita rakyat Kongga Owose dan Jack and the Beanstalk. Jurnalistrendi, 11(1), 309–321.

Pramudya, A. A., & Ningsih, H. K. (2026). Gender and roasting: Comparative analysis of negotiation and evaluation in Indonesian comedians. Eduvest, 6(6). https://doi.org/10.59188/eduvest.v6i6.53320

Irwanti, M., & Putranto, A. (2026). Satire and humor in Indonesian political culture: Negotiating government criticism in digital journalism. Frontiers in Communication, 11, 1832654. https://doi.org/10.3389/fcomm.2026.1832654

Nisa, E. K., Rustono, Yuniawan, T., & Pristiwati, R. (2026). Decomposition of political reality through Arthur Asa Berger’s humor strategy: A pragmatic study in Indonesian stand-up comedian. JPI: Jurnal Pustaka Indonesia, 6(1), 60–72. https://doi.org/10.62159/jpi.v6i1.2060

Downloads

Published

2025-08-20

How to Cite

Juliani, L., Fabbela Phakisyah, & Yosi Wulandari. (2025). Teriakan Suara Rakyat: Kajian Intertekstual Cerpen “Suara Dari Jalanan” Nadya Nurul Azkiya Dan Lagu “Bongkar” Karya Iwan Falas: Kajian Intertekstual Cerpen “Suara Dari Jalanan” Nadya Nurul Azkiya Dan Lagu “Bongkar” Karya Iwan Falas. Magistra Andalusia: Jurnal Ilmu Sastra, 7(2), 96–107. https://doi.org/10.25077/majis.7.1.96-107.2025

Issue

Section

Articles